Sabtu, 07 November 2015

PENGURUS DPD FPI JABAR

Pengurus Resmi DPD-FPI JABAR
IMAM DPD-FPI JABAR
KH. Maksum Hasan
MAJELIS SYURA :
Ketua : KH. Mama Ahmad Nahrowi
Sekertaris : KH. Hilal Bajuri
Bendahara : KH. Dede Ruslan
Dewan Syari'at : KH. Nurul mubin
Dewan Kehormatan : KH. Munir
Dewan Pembina : KH. Burhanudin
Dewan Penasehat : KH. Opan
Dewan Pengawas : KH. Anwar
MAJELIS TANFIDZI :
Ketua : KH. Abd. Qohar NZ. Al-Qodsy Lc
Sekertaris : Ust. Arifin
Bendahara : H. Dede
WAKETU Bidang DAKWAH :
KH. Qudus
WAKETU Bidang HISBAH :
Ust. Muhammad Dedi Subu
WAKETU Bidang JIHAD :
Ir. H. Iwan
WAKETU Bidang KeOrganisasian :
H. Abdulatif
MADAR LPI-JABAR
PANGDA : Ust. Roni Fatahilah
WAPANGDA : Ust. Uteff
Sekertaris : Ust. Ula
Ket. LDF (Lembaga Dakwah Front) :
Habib Ahmad Kadzim Al-Khaff
Ket. BHF (Badan Hukum Front :
Diar SH. MH
Ket. BATF (Badan Anti Teror Front) :
Ust. Ahmad Badrudin
Ket. BIF (Badan Intelejen Front) :
H. Aan
Ket. LPMF (Lembaga Pemantau Maksiat Front) :
Ust. Tino
Ket. BPF (Badan Pengkaderan Front) :
Ust. Acep Sofyan
Ket. BAF (Badan Ahli Front) :
Ust. Asep Syarifudin
Ket. BAZF (Badan Amil Zakat Front) :
Ust. Kurniawan SH
Ket. LEF (Lembaga Ekonomi Front) :
H. Ismail
Ket. HILMI (Hilal Merah Indonesia) :
Ust. Entang
Ket. MPI (Mujahidah Pembela Islam) :
Umi Dessy
Nb.
FMI : -
SPF : -
Bidang Khilafah : -
Kita Do'akan Mudah"an Beliau semua Sehat, Kuat dan Istiqomah dlm Membela Agama Allah swt.
Aaaamiiiiin

SURAT PERNYATAAN DPC PAGERAGEUNG

Surat pernyataan fpi mengenai kegiatan muharaman tahun ini di pusdai
mengingat Pusdai adalah gedung kebanggaan umat islam di pagerageung yang di bangun oleh seluruh umat islam pagerageung dengan cita2 sesuai dengan namanya PUSDAI sebagai sarana dakwah dan syiar islam(bukan bermotif ekonomi).
Kami sebagai organsasi islam, mendapat beberapa laporan dari masyarakat bahwa sebagian acara muharaman ada yang bersifat kontroversial, bahkan ada sebagian tokoh agama mengeluhkan, bahwa acara tersebut banyak di jadikan dalih oleh segelintir orang untuk mengadakan hiburan yang tidak islami, dengan pernyataan seperti berikut '' tuh tingali di PUSDAI wae anu dikuriliingan ku pasantren jeng loba santrina loba ajengan gede bari acara muharaman menang ngayakeun karokean jaba ngulem penyanyi dangdut, piraku ari ieu ajengan kampung nu euweuh santrian wawanianan curam caram''.
Nah berdasarkan hal tersebut maka kami DPC FPI PAGERAGEUNG, menyayangkan adanya sebagian acara yang menimbulkan kontroversial, dan memohon kepada pihak terkait dalam hal ini panitia, ketua yayasan, ketua MUI, dan FSM untuk mengevaluasi acara tersebut serta meluruskeun dan menjelaskan ke umat apabila ada yang bertentangan dengan syariat dan syiar islam.
Demikian surat pernyataan dari kami sebagai bukti rasa cinta dan perhatian kami terhadap PUSDAI pagerageung dan kemajuan islam di pagerageung.

Sabtu, 21 Maret 2015

DEMOKRASI GAGAL



DEMOKRASI YANG GAGAL
pilkada langsung yang  telah dilaksanakan sejak reformasi bergulir ternyata semakin lama semakin tidak mendapat respon yang baik dari masyarakat khususnya warga yang terdapat dalam daftar pemilih. Seperti dua hasil pemilu pilgub  tahun ini yaitu pilgub Jabar dan Sumut, kedua pilgub tersebut memiliki tingkat apresiasi dan partisipasi dari masyarakat yang kurang memuaskan yaitu dibawah 65%.  Hal ini memunculkan  sebuah pertanyaan  mengapa hal ini bias terjadi? Padahal pemilihan  secara langsung merupakan puncaknya demokrasi yang berarti satu orang satu suara.
Ternyata setelah didalami bahwa system demokrasi yang diterapkan saat ini tidak cocok diterapkan di Indonesia terutama umat islam. Bahkan di dalam dasar Negara Indonesia sendiri tidak pernah disebutkan tentang demokrasi, hal ini membuktikan bahwa founding father (pendiri) bangsa ini sudah memprediksi bahwa demokrasi tidak cocok dengan kultur bangsa Indonesia yang lebih mengutamakan musyawarah.
Berikut kelemahan-kelemahan demokrasi :
1.       Demokrasi = one man one vote, satu orang satu suara, berarati sistim demokrasi menyamakan suara professor dengan gelandangan, menyamakan suara ulama dengan pelacur, menyamakan tokoh masyarakat dengan pemabuk, hal inilah yang akan menimbulkan kekacauan karena orang pintar akan memilih berdasarkan akalnya dan orang yang bodoh akan memilih berdasarjkan pertimbangan perutnya.
2.       Demokrasi dengan pemilihan langsung menimbulkan biaya yang banyak dan orang yang terpilih nantinya adalah orang yang terkenal bukan orang yang ahli dalam kepemimpinan, karena tiap orang akan memilih orang yang dia kenal atau yang banyak dia lihat, meskipun orang tersebut tidak ahli dalam pemerintahan. Sehingga timbulah politik pencitraan (menampilkan sosok yang keliatan baik meskipun aslinya buruk dan politik iklan (tidak segan-segan membohongi public supaya dagangannya laku). Implikasi dari politik pencitraan dan politik iklan adalah biaya yang besar
3.        Demokrasi dengan pemilihan langsung ternyata membuat masyarakat muak, sehingga minim partisipasi, Bahkan sebagian masyarakat enggan meninggalkan pekerjaannya ketika pemilihan berlangsung, dengan alas an lebih baik mencari uang daripada memilih pemimpin yang tidak pernah terasa perubahaannya. Bahkan sebagian mengatakan siap memilih asal deberi uang, karena dia telah meninggalkan pekerjaanya demi ikut pemilu.  

Senin, 23 Februari 2015

sumber sumber tentang khalifah


Al baqorah 30
Definisi Khalifah
خليفة : فعيلة ، وفعيلة تأتي بمعنى الفاعل للمبالغة ، كالعليم ، أو بمعنى المفعول كالنطيحة ، والهاء للمبالغة. معناه : القائم مقام غيره في الأمر الذي جعل إليه.

Bahrul muhith
الخليفة: من يخلف غيره ويقوم مقامه في تنفيذ الأحكام، والمراد بالخليفة هنا آدم عليه السلام
Wahbah juhaeli  tafsir munir
والمراد بالخليفة هاهنا آدم سماه خليفة لأنه خلف الجن أي جاء بعدهم وقيل لأنه يخلفه غيره والصحيح أنه خليفة الله في أرضه لإقامة أحكامه وتنفيذ وصاياه
Al bagowi
Tugas khalifah
وفي المستخلف فيه آدم قولان : أحدهما : الحكم بالحق والعدل.
الثاني : عمارة الأرض ،
Naha nu jadi khalifah the nabi adam wungkul? Fatir 3

هُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلائِفَ فِي الْأَرْضِ أي إن الله هو الذي جعلكم يخلف قوم قوما آخرين قبلهم، خلفا بعد خلف، وجيلا بعد جيل، لتنتفعوا بخيرات الأرض، وتشكروا الله بالتوحيد والطاعة، كما قال تعالى: وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفاءَ الْأَرْضِ [النمل 27/ 62] .
 Wahbah juhaili

وَاخْتَلَفُوا هَلْ يَجُوزُ أَنْ يُقَالَ : يَا خَلِيفَةَ اللَّهِ ؟ فَجَوَّزَهُ بَعْضُهُمْ لِقِيَامِهِ بِحُقُوقِهِ فِي خَلْقِهِ ، وَلِقَوْلِهِ تَعَالَى : { وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلَائِفَ الْأَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ } .
 Ahkam sulthoniyah
Naha manusia nu dijadikeun khalifah
فأظهر الله تعالى فضله عليهم بالعلم وفيه دليل على أن الأنبياء أفضل من الملائكة وإن كانوا رسلا كما ذهب إليه أهل السنة والجماعة قال ابن عباس ومجاهد وقتادة: علمه اسم كل شيء حتى القصعة والقصيعة وقيل: اسم ما كان وما يكون إلى يوم القيامة. وقال الربيع بن أنس: أسماء الملائكة وقيل: أسماء ذريته، وقيل: صنعة كل شيء قال أهل التأويل: إن الله عز وجل علم آدم جميع اللغات ثم تكلم كل واحد من أولاده بلغة فتفرقوا في البلاد واختص كل فرقة منهم بلغة (1)