Selasa, 20 November 2012

sweping genk motor

Buka daftar blog AndaTASIKMALAYA-Ratusan anggota ormas Islam di Tasikmalaya pada Ahad 18/1
1 dinihari dilaporkan melakukan razia terhadap anggota geng motor yang kerap melakukan aksi brutal. Beberapa anggota yang mereka duga anggota geng motor, langsung ditangkap dan sempat dipukul karena melawan saat dibubarkan.


Aksi sweeping anggota ormas Islam di Tasikmalaya diikuti dari Tholiban dan Front Pembela Islam (FPI). Menurut laporan Rakyat Merdeka Online mereka mulai melakukan sweeping dari jalan Otto Iskandardinata. Beberapa kerumunan geng motor langsung dibubarkan.

Sweeping dilanjutkan ke Jl HZ Mustofa Tasikmalaya. Di tempat ini kerumunan club motor tak luput dari perhatian ormas Islam. Mereka yang berkerumun di pinggir jalan langsung dibubarkan paksa.

Sementara di Jl Mangkubumi, dua orang anggota geng motor yang tengah mabuk sempat terkena pukulan, karena ketika hendak dibubarkan melawan.

Tak hanya itu, penjual minuman keras (miras) di Alun-alun Singaparna juga didatangi. Beberapa botol miras langsung dipecahkan di jalan.

Sweeping dilanjutkan ke Kampung Leuwisari. Ya, kampung ini ditenggarai jadi sarang geng motor Brigez. Di salah satu rumah, massa nyaris merusak beberapa sepeda motor yang diparkir. Tapi beruntung dapat dicegah beberapa petinggi ormas.

Pukul 03.00 WIB, sweeping kembali dilanjutkan ke pusat kota. Polisi yang mengawal sempat kewalahan, karena mengira sweeping telah usai.

Menurut Panglima Tholiban Ustad Zenzen, ormas Islam ini turun ke jalan karena merasa keberadaan geng motor sudah sangat meresahkan dan kerap berbuat sadis terhadap pengendara lain. Diharapkan dengan sweeping tersebut dapat meminimalisir aksi brutal geng motor

Senin, 19 November 2012


MediaFront
ISLAM MENANG  BUKAN HANYA KARENA DOA
TAPI JUGA KARENA PERJUANGAN FISIK
Orang-orang  liberal sering mengatakan bahwa umat islam jaman nabi  menang karena doa bukan karena pedang. Mereka berargument (berdalil) dengan menggunakan firman Allah Surat An-Nashr
  إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ (1) وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا (2) فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا (3)
Orang-orang  liberal menafsirkan isi kandungan surat ini dengan mengatakan bahwa  surat ini menceritakan tentang  datangnya pertolongan Allah yaitu  futuh mekah dan dalam futh mekah ini berbondong-bondong umat islam. Pertolongan Allah ini (futuh mekah) merupakan hasil dari  bertasbih , tahmid dan istigfar nabi dan umat islam. Nah dengan penafsiran yang sepertin itu maka orang liberal menyimpulkan bahwa kalau umat islam ingin menang maka perbanyaklah  istigfar, istigosah, tasbih dan doa-doa lainnya, dan jauhilah pedang atau kekuatan fisik karena islam tidak mengajarkan kekerasan dan tidak mengajarkan perang.
Pernyataan yang dikemukakan oleh orang liberal ini secara sekilas terlihat benar semuanya, padahal hanya sebagian yang benar. Pernyataan yang benar adalah kalau kita ingin menang harus banyak berdoa. Namun ada pernyataan yang salah yaitu yang mengatakan islam tidak mengajarkan perang, hal ini sangat membahayakan dan merupakan wujud perusakan aqidah secara halus karena menghilangkan salah satu hokum islam yaitu jihad.
 Sekarang mari kita buktikan bahwa jihad (perang) juga ikut memberikan andil kemenangan umat islam.
1.sesudah nabi hijrah ke madinah maka kehidupan nabi dipenuhi dengan peperangan
Sudah kita ketahui bahwa 13 tahun lamanya ketika nabi berada di Mekah umat islam tidak pernah melakukan peperangan karena pada waktu itu belum ada perintah untuk melakukan perlawanan. Namun ketika nabi berhijrah kemadinah dan turun ayat yang memperbolehkan umat islam untuk melawan, maka setelah itu terjadilah perang Baddar.
Menurut Syaikh Mahmud Syakur dalam kitabnya Mausuah gazwah ar-rasul menjelaskan bahwa kehidupan nabi di madinah sebelum perjanjian Hudaibiyah merupakan fase kedua dari kehidupan nabi.  Dalam fase ini, rasullulah SAW mengirimkan pasukannya untuk berperang melawan pasukan  Quraisy dengan tujuan menegakan agama Allah SWT.[1]
2.banyak ayat al-quran yang menerangkan tentang jihad
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ (39)
Ibnu Jazi dalam kitab tafsir at-tashil li ‘ulumi tanzil  menerangkan bahwa Surat al- hajj ayat 39 ini merupakan ayat pertama yang  mengizinkan perang , dan ayat ini turun ketika hijrah[2]. Jadi ayat ini mematahkan pendapat liberal yang mengatakan bahwa umat islam tidak boleh berperang .  Namun, meskipun dizinkan berperang tapi tetap harus mengikuti atauran Allah, dan dalm ayat ini dijelaskan pula bahwa sebab diizinkannya nabi berperang adalah karena orang kafir telah mendzalimi umat muslim. Jadi sah-sah saja kalau kita menyerang orang Israel, Amerika, Myanmar dan negara lainnya disebabkan mereka telah mendzalimi umat islam di Palestina, Irak, Afganistan, dan Rohingya.
Menurut  ibnu katsir dalam ayat ini juga Allah menerangkan bahwa  Allah mamapu menolong kaum muslimin dan memenangkan kaum mislimin tanpa harus susah payah melakukan perang, tapi Allah menginginkan kesungguhan kaum muslimin dalam taat kepadanya dan kesabaran kaum muslimin menghadapi peperangan. [3]
3. surat an-nasr bukan menyuruh kita untuk menjauhi pedang. 
Ada sebagian  orang  liberal yang mengatakan bahwa dalam Surat An-Nashr  ini menceritakan bahwa kemenangan fath Mekah terjadi karena tasbih, tahmid dan istigfar dengan alasan adanya ayat 
  فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا (3)
Padahal ayat itu menurut  Ar-Razi merupakan jawab dari  ayat  إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ  yang taqdirnya فسبح بحمد ربك إذا جاء نصر الله .[4]  Jadi salah besar kalau ada orang yang menafsirkan surat ini dengan mengatakan bahwa kemenangan islam itu dengan tasbih dan tahmid saja,bukan dengan perjuangan fisik, penafsiran seperti itu tidak berdasar dan cenderung seenaknya(jen/mf) www.mediafronttasut1.blogspot.com / www.fpi.or.id


[1] Syaikh Mahmud Syakir, Mausuah Gazwah Ar-Rasul  (Ensiklopedi Peperangan Rosullulah). Terj Abdul Syukur Abdul Razaq,( Pustaka al-Kautsar,  Jakarta : 2005 ) Cet.1 h. 4
[2] Ibnu Jazi, At-Tashil Li ‘Ulumi Tanzil , in Maktabah Syamilah [DVD-ROM] Juz 1 h. 1107
[3] Abu al-fida Ismail Ibnu Umar  Ibnu Katsir, Tafsir Al-Quran Al-Adzim, ( Dar Al-A’qidah, Iskandariyah, Mesir : 2008) Juz  3 h. 288
 { وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ } أي: هو قادر على نصر عباده المؤمنين من غير قتال، ولكن هو يريد من عباده أن يبلوا (4) جهدهم في طاعته،
[4] Muhammad Ar-Razi, Tafsir Al-Kabir wa Mafatihu Al-Ghaib, (Dar Al-Fikr, Bairut, Libanon : 2005) Jilid 11 h. 143

Senin, 29 Oktober 2012

SUMPAH PEMUDA


SUMPAH PEMUDA ISLAM
Memaknai sumpah pemuda adalah memaknai arti dari kata pemuda tersebut. Karena tanpa mengetahui makna dari pemuda dan tanpa mengetahui sifat-sifat pemuda, maka peringatan sumpah pemuda akan terasa hambar. Oleh sebab itu mari kita dalami makna dari kata pemuda.
Pemuda menurut kamus bahasa Indonesia, pemuda adalah orang muda. Dan untuk lebih dalam lagi mengenai makna pemuda kita bisa ambil dari literature arab. Dalam literature arab kata pemuda  adalah fatan atau Syabab. Batasan orang disebut fata atau Syabab adalah orang yang sudah balig sampai umur tiga puluh tahun. Jadi seorang pemuda adalah sesosok manusia yang dalam kondisi onfire, sosok manusia yang dalam masa perkembangan dan mempunyai fisik yang masih fresh dan full power.
Disamping mempunyai fisik yang onfire pemuda juga mempunyai sifat dan kepribadian yang positif. Sifat dan kepribadian yang positif tersebut tercermin dari sifat-sifat Nabi Ibrahim sewaktu masih muda yaitu selalu ingin tahu dan terus mencari tahu tentang kebenaran, berani membela kebenaran dan rela berkorban demi kebenaran.
Semua sifat positif Ibrahim dirangkum dalam kisah berikut:
1)      Diwaktu muda Nabi Ibrahim adalah sosok seorang pemuda yang haus akan kebenaran sehingga terus mencari kebenaran, hal ini tersirat dari kisah nabi ibrahim mencari tuhan, mulai dari menyangka bintang-bintang, bulan, matahari dan akhirnya nabi Ibrahim mnemukan dan meyakini bahwa tuhan yang sebenarnya adalah Allah SWT
2)      Nabi Ibrahim adalah seorang pemuda yang pemberani dalam menegakan kebenaran, hal ini tergambarkan ketika beliau dengan berani menghancurkan patung-patung yang disembah oleh kaumnya, beliau menghancurkannya sendirian.
3)      Nabi Ibrahim adalah sosok yang rela berkorban, hal ini bisa kita lihat kita Nabi ibrahim dengan ikhlas rela mengorbankan putranya Nabi Ismail untuk diqurbankan namun Allah menggantinya denagnm seekor domba, dan inilah awal disyariatkannya berqurban yang dilaksanakan pada hari raya quraban yang sebentar lagi akan kita rayakan
Jadi inti dari peringatan sumpah pemuda pada saat ini adalah bagaimana kita menjadi seorang pemuda yang bias meneladani Nabi Ibrahim. Kita teladani  bagaimana beliau  mencari tahu kebenaran, kita teldani sifat ini dengan terus mencari dan menggali ilmu pengetahuan, bukan dengan dengan mencoba NARKOBA. Kita teladani  bagaimana keberanian Nabi Ibrahim memebela kebenaran dengan cara kita berani memberantas kemaksiatan, memusnahkan MIRAS dan NARKOBA  bukan dengan tawuran dan menjadi anggota geng motor.(jen/mf)
SUMPAH PEMUDA
ADALAH
 BERSUMPAH MENJADI SEORANG PEMUDA YANG BERKARAKTER NABI IBRAHIM
1 HAUS AKAN KEBENARAN = MENCARI ILMU
2. BERANI MEMBELA KEBENARAN = BERANI MEMBERANTAS KEMAKSIATAN DAN NARKOBA
3. RELA BERKORBAN DEMI KEBENARAN = APAPUN KITA KORBANKAN DALAM MEMBERANTAS MAKSIAT
  

Rabu, 10 Oktober 2012

eksistensi santri


EKSISTENSI SANTRI
 
Apakah Santri Masih ada?
Pesantren adalah lembaga pendidikan paling tua di Indonesia  dan merupakan system pendidikan asli produk Indonesia (Yang diciptakan oleh para wali songo). Pondok pesantren telah menghasilkan ribuaan bahkan jutaan alumni yang terus  berjuang baik pada masa penjajahan sampai masa reformasi. Dengan adanya system pendidikan nasional yang baru pondok pesantren seharusnya termasuk lembaga pendidikan  yang diakui Negara dan wajib mendapat bantuan dari Negara. Namun kenyataannya eksistensi pesantren sekarang dipertanyakan, dan pesantren tetap dianggap sebagai  system pendidikan anak tiri pemerintah.
Meskipun secara pisik pondok pesantren semakin banyak, namun apakah penghuninya (santri)  masih ada? Walaupun ada, apakah sumbah sih santri bagi masyarakat dan Negara masih ada? Dan apakah seorang santri masih bangga dengan kesantriaanya? Ini masih harus dipertanyakan. Orang lain akan menilai kita sesuai apa yang ada pada diri kita dan sebanyak apa yang bias kita tunjukan pada mereka. Sudah saatanya santri bersatu dan unjuk gigi, menyatakan dengan llantang bahwa " Santri masih ada dan siap untuk berjuang demi terciptanya baldatun thoyibatun wa roabun ghafur"
Hal yang sangat miris terjadi  Senin 4 Mei di   Nusa Dua, Bali, ketika ada pertemuan ke-42 ADB (Asian Development Bank), bagaimana sejumlah LSM dengan lantang dan berani mengatakan bahwa bantuan (Hibah)  ADB terhadap pondok pesantren di Indonesia harus dihentikan, mereka menilai bahwa bantuan kepada pesantren akan mendorong radikalisme agama ( lihat Pikiran rakyat edisi senin 4 mei 2009 halaman 24), padahal pesantren dalah satu-satunya lembaga pendidikan yang menjungjung tingggi moral, yang mana pendidikan yang lain mengutamakan kepintaran dan mengabaikan moral. Apakah kita akan diam saja membiarkan LSM-LSM itu mengoyak-ngoyak pesantren yang kita cintai?  
Oleh sebab itu mari kawan-kawan santri kita gelorakan kembali dan kita nyatakan dengan lantang bahwa santri masih ada, santri masih bersatu dan siap menghadapi tantangan era globalisi dan siap menghadang sekularisme dan pendakalan terhadap moral bangsa.
Saatnya Kita Bangga Dengan Jati Diri Santri


Al-QURAN
Karya : Anak Lampegan
Wahai Al-Quran…….!!
Rangkaian kalimah demi kalimah
Disajikan begitu indah
Untaian kata demi kata
Dihadirkan dengan penuh makna
Wahai Al-Quran…..!!
Tak lekang oleh waktu
Dan tak terbias oleh jaman
Sungguh maha karya yang sangat menakjubkan
Kau hadirkan pula potret-potret orang terdahulu
Wahai Al-quran…..!!!
Supaya kita belajar
Untuk bisa lebih mengerti
Dan mengambil arti
Tapi sayang…………………?
Tapi sayang seribu sayang…
Sekarang kau hanya sebatas pajangan
Dan hanya sedikit yang menjadikanmu  Pedoman
Wahai Al-Quran…….!!!



Rabu, 03 Oktober 2012

MASJID AL-AQSA YANG SEBENARNYA


Anda bisa melihat bagaimana kelicikan Zionis menipu umat islam dengan memanipulasi dan mengelabui umat islam supaya tidak mengenal Masjid al-Aqsa yang sebenarnya

Babasaan Sunda


Taranggung teu ngadarukung
Pangarah,pamgarih,pangaruh
Hade gogog hade tagog=alus awak/beungeut alus ngomong
Peuting teu pati nyaring beurang teu pati hudang=beuki sare
Adigung gede hulu andeeeeeperok gede taktak=sombong
Nete semple nicak semplak
Kerep mere jarang nitah
Jauh kabedug=tara shalat
Di kungkung teu di awur di cangcang teu di paraban
Panjang duriat=bogoh keneh
Sapoe di engge-engge saminggu di punggu-punggu sbulan di ujang-ujang
Luhur ku elmu jembar ku pangabisa jembar ku wawanen
Ngeplek jawer=kudu di hormat mun teu di hormat sok leuleus
Teu sababad teu sabanding
Rambay alaeu loba bawaeun
Ayat anu maot ali imron  1 85
Penggas rannnnnnnnncataan=
Maot ninggalkn anak laleutik kneh
Duit teu boga ngaji teu bias kolot teu boga kawasa
Sorot,sirit
Ngimahan pageuh ,makean anu weuteuh,dahar sing seubeuh,ngendogan, sing nepika baseuh jeung reuneuh
Embung embung ngagelembung
Ruing mungpulung bengkok ngronyok
Ayat kudu rikat dina sgala sessssuatu annisaa 71
Ayat anu talangke annisa 72
Ayat berangkat wae sorangan mawa batur embung annisa84
Hoyong panyambungan


istisqo


Istisqo
  1. istisqo adalah meminta hujan kepada Allah SWT.
  2. Pertama di Syariatkannya pada tahun ke enam hijriyahhal-hal yang di sunatkan sebelum istisqo bertaubat,memperbanyak sodakoh,keluar dari kedzoliman ,mendamaikan permusuhan,puasa tiga hari sebelumnya.
  3. pada hari ke 4 berangkat untuk melaksanakan istisqo memakai baju alakadarnya tanpa memakai wangi-wangian dan perhiasan sambil membawa anak-anak,kakek-kakek,dan nenek-nenek dan hewan ternak
  4. melaksanakan shalat istisqo 2 rakaat seperti shalat idul fitri atau idul adha(spada rakaat pertama sebelu do'a iftitah melaksanakan takbir 7 kali&pada rakaat ke 2 melaksanakan takbir 5 kali
  5. melaksanakan hutbah seperti khutbah idul fitri dan idul adha tatapi kalimat takbirnya dig anti dengan istigfar(pada khutbah pertama membaca istigfar 9 kali &pada khutbah ke 2 membaca istgfar 7 kali) adapun lafadz istigfarnaya sebagai berikut
  6. memindahkan selendang(yang taadinya di kanan menjadi di kiri yang tadinya di atas jadi di bawah
  7. memperbanyak do'a dan istigfar.: